Sunday, April 28, 2013

جمعة الغضب


Friday of Anger


Bermalam di rumah Suib. Sedar sedang-sedang mampir waktu Jumat. Janji kerajaan untuk memutuskan segala alat perhubungan ditepati. Tepat jam 12 tengah hari, internet putus, talian telefon mati.

Solat Jumat sebagai biasa. Khutbah Masjid Bustan al-Fadhil juga biasa. Tiada berapi-api. Aku sangka sebaik berpaling salam kiri segala marhaen bakal bangkit dengan laungan slogan masing-masing. Aku berpaling kiri kanan, semua berpusu pulang sebagai juga biasa. Kami pun beramai-ramai membikin rutin setiap hari Jumat, makan tengah hari yang lebih enak dari hari biasa.

Ketika enak-enak menelan makan itu, kurang lebih jam dua di luar mula bergema, "Wahid! Itnin! Sya'bu Masry fayn?! Wahid! Itnin! Sya'bu Masry fayn?!" Kami berebut-rebut ke balakona mengintai. Hampir ratusan rakyat mula turun ke jalan. Setiap kali gerombolan melintasi sebuah imarah, bertambah dua tiga orang, bertambah tiga empat orang. Semua menuju ke kepala Sharia Shaykh Aly Yousef langsung ke Medan Tahrir. Setelah kumpulan itu berlalu keadaan tenang. Buat sementara masa. Tenang sebelum taufan.

Dalam lingkungan waktu asar, mula kelihatan beberapa orang mula berpatah balik. Kami pun mula menggatal meninjau. Dari Sharia Ismail Sirry kami melihat langsung ke Sharia Kasrel Ainy pandangan yang cukup azmat. Anak-anak muda membawa panji-panji dan sepanduk berarak gagah melaung, "As-sya'b yureed isqat an-nizam! As-sya'b yureed isqat an-nizam!" Wamap dan Ayip naik angin. Semangat ingin tahu langsung maju ke Sharia Kasrel Ainy. Aku dan Asle masih terpacak di cabang empat Sharia Ismail Sirry itu.

 Serentak itu berdentam-dentum das-das tembakan gas pemedih mata. Dalam kucar-kacir itu amin markazi mula menyerbu. Demonstran lintang-pukang bertebaran, Wamap dan Ayip berpatah balik, aku dan Asle mundur. Seorang muda yang lebih awal ke depan dengan mata merah berair mengangkat isyarat tangan kepada kami, "Nanti dulu, jangan undur lagi." Ketika itu muncul bermacam-macam penawar untuk mata yang disengat gas. Paling popular, mengairi mata dengan air coke!

Di seberang sini jalan pula seorang anak muda memberi nasihat, "It's better for you to go home".

Di Sharia Kasrel Ainy tidak berhenti di situ. Gelombang kedua anak muda gagah mara dengan laungan, "Allahuakbar! Allahuakbar!" Das-das kelongsong gas pemedih mata ditembak lagi. Anak muda yang sudah pedih mata mundur langsung diganti gelombang baru yang masih segar. Mara. Mundur. Mara. Berulang-kali.

Di Sharia Shaykh Aly Yousef yang lengang tiba-tiba datang sebuah kereta bomba. Mungkin cuba untuk merusuk dan mengapit para demonstran dan menyembur air dari belakang. Waktu itu muncul tiga budak muda yang pada hari-hari biasa termasuk dalam bolongan budak-budak liar. Berkaki ayam, hanya mereka bertiga menghadapi kereta bomba berlari-lari anak mara bersenjatakan batu. Pemandu kereta bomba yang kecut langsung mengundur sampai hujung jalan.

Selang beberapa lama muncul pula sebuah trak polis masuk ke Sharia Aly Yousef. Waktu itu bukan budak muda saja tapi makcik-makcik bawwabah pun mula bangkit. Pantas mengusir trak polis dengan ketul bata dan botol kaca. Aku dan Asle tangkas mengelak masuk ke lobi imarah sambil memikir entah apa yang mahu dicuba polis itu datang dengan trak seorang diri. Cari mati saja.

Wamap dan Ayip masih di depan. Petang menjelang. Tarik tolak antara demonstran dan amin markazi masih berlangsung di Sharia Kasrel Ainy. Demonstran 'menawan' beberapa meter kemudian dirampas puak polis kembali. Kemudian ditawan lagi dan dirampas lagi. Begitulah.

Petang menjelang. Anak-anak muda nan liar mula main kasar. Bom-bom petrol melayang di udara menghias langit senja. Wamap dan Ayip balik. Kami semua masuk dan menonton televisyen yang mujur ada di rumah itu. Siaran langsung warta berita khas. Puak polis kalah! Amin markazi berundur sepenuhnya mengosongkan Medan Tahrir yang mulia. Dikhabarkan tentera mula mengambil alih. Kereta-kereta perisai memenuhi medan. Hazr el-tagawwul diumumkan.

Malam itu, azan maghrib tetap bergema ...

2 comments:

Amermeftah said...

Glosari

Wahid! Itnin! Sya'bu Masry Fayn? - Satu! Dua! Rakyat Mesir di mana?

Balakona - anjung, balcony

Imarah - bangunan, rumah pangsa

As-sya'b yureed isqat an-nizam! - Rakyat mahu jatuhkan kerajaan/sistem!

Amin markazi - secara harfiah, pasukan keamanan pusat, lebih kurang FRU

Hazr el-tagawwul - perintah berkurung

IBU PUSPITA said...

Saya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa saya ini IBU PUSPITA seorang TKI dari malaysia dan secara tidak sengaja saya buka internet dan saya melihat komentar ibu hayati yg dari honkong tentan MBAH KABOIREN yg telah membantu dia menjadi sukses dan akhirnya juga saya mencoba menghubungi beliau dan alhamdulillah beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor toto 6D dan alhamdulillah itu betul-betul terbukti tembus,kini saya sangat berterimakasih banyak kepada MBAH KABOIRENG dan jika anda ingin seperti saya silahkan hubungi MBAH KABOIRENG di 085-260-482-111,saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui MBAH KABOIRENG saya juga sudah bisa sesukses ini dan jangan mudah percaya kepada MBAH yg lain selain MBAH KABOIRENG karna saya juga pernah mengalami yg namanya dibohongin sama para normal yg lain,ini bukan rekayasa dari saya melainkan ini kisah nyata dari seorang TKI,jangan ada percaya klau ada yg memakai pesan ini klau bukan atas nama saya krna itu cuma bohan dan ini resmi saya yg menulis.Untuk yg punya rum erimakasih atas tumpangannya. KLIK _ GHOB _ 2D 3D _ 4D _ 6D _ DISINI












Saya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa saya ini IBU PUSPITA seorang TKI dari malaysia dan secara tidak sengaja saya buka internet dan saya melihat komentar ibu hayati yg dari honkong tentan MBAH KABOIREN yg telah membantu dia menjadi sukses dan akhirnya juga saya mencoba menghubungi beliau dan alhamdulillah beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor toto 6D dan alhamdulillah itu betul-betul terbukti tembus,kini saya sangat berterimakasih banyak kepada MBAH KABOIRENG dan jika anda ingin seperti saya silahkan hubungi MBAH KABOIRENG di 085-260-482-111,saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui MBAH KABOIRENG saya juga sudah bisa sesukses ini dan jangan mudah percaya kepada MBAH yg lain selain MBAH KABOIRENG karna saya juga pernah mengalami yg namanya dibohongin sama para normal yg lain,ini bukan rekayasa dari saya melainkan ini kisah nyata dari seorang TKI,janan ada percaya klau ada yg memakai pesan ini klau bukan atas nama saya krna itu cuma bohon dan ini resmi saya yg menulis.Untuk yg punya rum erimakasih atas tumpangannya. KLIK _ GHOB _ 2D 3D _ 4D _ 6D _ DISINI